Shopping cart:
Jumlah = pcs
Keranjang
+6285.727.109.321 SMS / Whatsapp : +6285.226.396.683
28D15EEE
Customer service 1
Customer service 1

Sejarah Nama Kota Jepara

Wednesday, March 26th 2014.

Sejarah Nama Kota Jepara

Asal nama Jepara berasal dari perkataan Ujung Para, Ujung Mara dan Jumpara yang kemudian menjadi Jepara, yang berarti sebuah tempat pemukiman para pedagang yang berniaga ke berbagai daerah. Menurut buku “Sejarah Baru Dinasti Tang (618-906 M) mencatat bahwa pada tahun 674 M seorang musafir Tionghoa bernama I-Tsing pernah mengunjungi negeri Holing atau Kaling atau Kalingga yang juga disebut Jawa atau Japa dan diyakini berlokasi di Keling, kawasan timur Jepara sekarang ini, serta dipimpin oleh seorang raja wanita bernama Ratu Shima yang dikenal sangat tegas.

Jepara baru dikenal pada abad ke-XV (1470 M) sebagai bandar perdagangan yang kecil yang baru dihuni oleh 90-100 orang dan dipimpin oleh Aryo Timur dan berada dibawah pemerintahan Demak. Kemudian Aryo Timur digantikan oleh putranya yang bernama Pati Unus (1507-1521).

Pati Unus mencoba untuk membangun Jepara menjadi kota niaga. Pati Unus dikenal sangat gigih melawan penjajahan Portugis di Malaka yang menjadi mata rantai perdagangan nusantara. Setelah Pati Unus wafat digantikan oleh ipar Faletehan / Fatahillah yang berkuasa (1521-1536). Kemudian pada tahun 1536 oleh penguasa Demak yaitu Sultan Trenggono, Jepara diserahkan kepada anak dan menantunya yaitu Ratu Retno Kencono dan Pangeran Hadirin (suami). Namun setelah tewasnya Sultan Trenggono dalam Ekspedisi Militer di Panarukan Jawa Timur pada tahun 1546, timbulnya geger perebutan tahta kerajaan Demak yang berakhir dengan tewasnya Pangeran Hadirin oleh Aryo Penangsang pada tahun 1549. Kematian orang-orang yang dikasihi membuat Ratu Retno Kencono sangat berduka dan meninggalkan kehidupan istana untuk bertapa di bukit Danaraja. Setelah terbunuhnya Aryo Penangsang oleh Sutowijoyo, Ratu Retno Kencono bersedia turun dari pertapaan dan dilantik menjadi penguasa Jepara dengan gelar NIMAS RATU KALINYAMAT.

Pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat (1549-1579), Jepara berkembang pesat menjadi Bandar Niaga utama di Pulau Jawa, yang melayani eksport import. Disamping itu juga menjadi Pangkalan Angkatan Laut yang telah dirintis sejak masa Kerajaan Demak. Sebagai seorang penguasa Jepara, yang gemah ripah loh jinawi karena keberadaan Jepara kala itu sebagai Bandar Niaga yang ramai, Ratu Kalinyamat dikenal mempunyai jiwa patriotisme anti penjajahan. Hal ini dibuktikan dengan pengiriman armada perangnya ke Malaka guna menggempur Portugis pada tahun 1551 dan tahun 1574. Adalah tidak berlebihan jika orang Portugis saat itu menyebut sang Ratu sebagai “RAINHA DE JEPARA’ SENORA DE RICA”, yang artinya Raja Jepara seorang wanita yang sangat berkuasa dan kaya raya.

Serangan sang Ratu yang gagah berani ini melibatkan hampir 40 buah kapal yang berisikan lebih kurang 5.000 orang prajurit. Namun serangan ini gagal, ketika prajurit Kalinyamat ini melakukan serangan darat dalam upaya mengepung benteng pertahanan Portugis di Malaka, tentara Portugis dengan persenjataan lengkap berhasil mematahkan kepungan tentara Kalinyamat. Namun semangat Patriotisme sang Ratu tidak pernah luntur dan gentar menghadapi penjajah bangsa Portugis, yang di abad 16 itu sedang dalam puncak kejayaan dan diakui sebagai bangsa pemberani di Dunia.

Dua puluh empat tahun kemudian atau tepatnya Oktober 1574, sang Ratu Kalinyamat mengirimkan armada militernya yang lebih besar di Malaka. Ekspedisi militer kedua ini melibatkan 300 buah kapal diantaranya 80 buah kapal jung besar berawak 15.000 orang prajurit pilihan. Pengiriman armada militer kedua ini di pimpin oleh panglima terpenting dalam kerajaan yang disebut orang Portugis sebagai ““QUILIMO”. Walaupun akhirnya perang kedua ini yang berlangsung berbulan-bulan tentara Kalinyamat juga tidak berhasil mengusir Portugis dari Malaka, namun telah membuat Portugis takut dan jera berhadapan dengan Raja Jepara ini, terbukti dengan bebasnya Pulau Jawa dari Penjajahan Portugis di abad 16 itu.

Sebagai peninggalan sejarah dari perang besar antara Jepara dan Portugis, sampai sekarang masih terdapat di Malaka komplek kuburan yang di sebut sebagai Makam Tentara Jawa. Selain itu tokoh Ratu Kalinyamat ini juga sangat berjasa dalam membudayakan SENI UKIR yang sekarang ini jadi andalan utama ekonomi Jepara yaitu perpaduan seni ukir Majapahit dengan seni ukir Patih Badarduwung yang berasal dari Negeri Cina.

Menurut catatan sejarah Ratu Kalinyamat wafat pada tahun 1579 dan dimakamkan di desa Mantingan Jepara, di sebelah makam suaminya Pangeran Hadirin. Mengacu pada semua aspek positif yang telah dibuktikan oleh Ratu Kalinyamat sehingga Jepara menjadi negeri yang makmur, kuat dan mashur maka penetapan Hari Jadi Jepara yang mengambil waktu beliau dinobatkan sebagai penguasa Jepara atau yang bertepatan dengan tanggal 10 April 1549 ini telah ditandai dengan Candra Sengkala TRUS KARYA TATANING BUMI yang artinya terus bekerja keras membangun daerah.

Kerajinan Jepara Suar Bangku Mebel

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : +6285.727.109.321 SMS / Whatsapp : +6285.226.396.683
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeBangku Suar Minimalis BLM 11
Nama BarangKerajinan Jepara Suar Bangku Mebel Minimalis BLM 11
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Lemari Jati Hias Ukiran Jepara AHU

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : +6285.727.109.321 SMS / Whatsapp : +6285.226.396.683
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeAHU 17
Nama BarangLemari Jati Hias Ukiran Jepara AHU 17
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Meja Makan Minimalis Donat MKM 06

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : +6285.727.109.321 SMS / Whatsapp : +6285.226.396.683
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeMKM 06
Nama BarangMeja Makan Minimalis Donat MKM 06
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Almari Sudut Rahwana AHU 01

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : +6285.727.109.321 SMS / Whatsapp : +6285.226.396.683
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeAlmari Sudut Rahwana AHU 01
Nama BarangAlmari Sudut Rahwana AHU 01
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Set Dipan Peluru Furniture Jati STU

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : +6285.727.109.321 SMS / Whatsapp : +6285.226.396.683
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeDipan Peluru STU 07
Nama BarangSet Dipan Peluru Furniture Jati STU 07
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Set Tempat Tidur Ashton Toko Mebel

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : +6285.727.109.321 SMS / Whatsapp : +6285.226.396.683
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeSet Tempat Tidur Ashton STT 09
Nama BarangSet Tempat Tidur Ashton Toko Mebel Jati STT 09
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Buffet Davinci Hiasan Rumah Jepara

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : +6285.727.109.321 SMS / Whatsapp : +6285.226.396.683
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeBuffet Davinci BT 05
Nama BarangBuffet Davinci Hiasan Rumah Jepara BTU 05
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Furniture Minimalis Kursi Goyang Ay

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : +6285.727.109.321 SMS / Whatsapp : +6285.226.396.683
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKursi Malas Goyang KG 02
Nama BarangFurniture Minimalis Kursi Goyang Ayunan KG 02
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Rekening Bank

2471-661-335 a/n Dwi Septian P.
9000-0022-5003-4 a/n Dwi Septian P.
0272-110-138 a/n Dwi Septian P.
+6285.727.109.321 SMS / Whatsapp : +6285.226.396.683

Pin BB : 28D15EEE

Customer service 1